Sekadar sebuah weblog WordPress lainnyaPosts RSS Comments RSS

indah nya berwisata bersama bumi kentingan

 

No responses yet

bumi kentingan paket tour

 

A. Solo- Jakarta Tolak (3 Hari PP)

1 ) TMII.
2 ) PP IPTEK TMII.
3 ) Planetarium/ Museum Purna Bhakti Pertiwi/ Monas.
4 ) Keong Mas/ Sea World.
5 ) Pantai Marina Ancol.

B. Solo - Jakarta – Bogor – Bandung (5 Hari 2 malam Bermalam)

1 ) TMII.
2 ) PP IPTEK TMII.
3 ) Sea World.
4 ) Pantai Marina.
5 ) Dufan.
6 ) Taman Safari Bogor.
7 ) Museum Geologi/ Museum KAA.
8 ) Cibaduyut.

C. Solo- Bogor – Bandung (5 Hari 2 malam Bermalam)

1 ) Taman Safari/ Taman Buah Mekarsari.
2 ) Kebun Raya Bogor.
3 ) Pasar Tajur.
4 ) Kawah Gunung Tangkuban Perahu.
5 ) Taman Sariater.
6) Museum Geologi/ Museum KAA.
7 ) Cibaduyut.

 

D. Bandung Tolak (3 Hari PP)

1 ) Museum KAA.
2 ) Museum Geologi.
3 ) Taman Sariater/ SABUGA.
4 ) Kawah Gunung Tangkuban Perahu.
5 ) Cibaduyut.

E. Solo - Kebumen- Pangandaran (3 Hari  1 Malam)

1 ) Pantai Pangandaran.
2 ) Pantai Batu Hiu.
3 ) Green Canyon.
4 ) Goa Jatijajar.

F. Bali (5 Hari 2 Malam )

1 ) Pura Tanah Lot.
2 ) Pantai Kuta.
3 ) Patung GWK.
4 ) Kolaborasi Tari Barong.
5 ) Monumen Brajasandi.
6 ) Danau Bedugul.
7 ) Pantai Sanur.
8 ) Tanjung Benoa.
9 ) Pasar Seni Sukowati

G. Solo-Lamongan-Malang ( 2 hari 1 Malam )

1)   Wisata bahari lamongan

2)   Jembatan suramadu

3)   Batu night spectra

4)   Kusuma argo

5)   Jatim park 1/2

H. Solo- Batu-Prigen-Bromo

1)      Jatim park 2

2)      Cobaan rondo

3)      Kusuma argro

4)      BNS

5)      Taman safari 2

6)      Shoping shop Tanggul angin

 

Demikian penawaran paket wisata dari Bumi kentingan Travel untuk dapat dijadikan pertimbangan. Untuk informasi konsultasi wisata dan pemesanan paket perjalanan wisata dapat menghubungi:

BUMI KENTINGAN TOUR AND TRAVEL

FAKULTAS SASTRA DAN SENI RUPA UNS GD.4.

JL.Ir.SUTAMI 36 A, KENTINGAN, SURAKARTA 57126

PHONE (0271) 662524,  – FAX (0271) 662524

CP. KUKUH  085745003388

Email : bktourtravel@yahoo.com

 

 

No responses yet

Sunset Pantai Marina


Semarang, ketika orang mendengar kata Semarang pasti langsung menggambarkan bahya Semarang adalah kota yang panas, ramai, banyak pabrik, dan pastinya adalah banjir ROB. Dari situlah Kota Semarang menjadi kota yang kurang cocok dikunjungi untuk berwisata. Akan tetapi jangan salah, sebuah eksotika juga tersimpan didalamnya. Tidak hanya sebutan kota Tua yang terkenal dengan bangunan tua dan gereja Blenduknya. Namun sebuah eksotika yang indah yang memeberikan aura tersendiri bagi kalangan muda.

Ketika ada sedang berkunjung di kota Semarang, sempatkanlah diri anda untuk menuju ke JL. Yos Sudarso Komplek perumahan Royal Family atau komplek PRPP kota Semarang. Berbagai macam jenis olah raga air atau Water Sport juga tersedia disana. Namun yang paling menarik oleh Pantai Marina adalah ketika waktu menjelang senja ke eksotikanya perlahan menampakan dirinya. Terik matahari yang semula menyengat berangsur-angsur menyerakan diri pada lautan. Nah disinilah waktu yang tepat untuk menikmati keindahan dari pantai marina hingga malam tiba.

Ketika matahari mulai tenggalam oleh lautan, nampak dari kejauhan kapal-kapal besar memberikan sebuah tanda bahwa disana masih ada kehidupan dan masih membutuhkan sinar matahari yang telah sirna pergi untuk mengganti waktu. Disisilain, muda-mudi dan keluarga makin ramai berdatangan mereka juga ingin menyambut kepergian matahari.

 

 

 

Setelah matahari tenggalam oleh lautan giliran malam datang dengan sinar cahaya dari pelabuhan dan PLTU. Sinar yang memancar namun tak seterang sinarnya matahari, namun jangan salah karena disini merupakan eksotisme pantai marina yang tanpa sengaja dibuat oleh para pencari nafkah.

Hal inilah yang ditunggu oleh muda-mudi untuk menikmati keindahan bersama kekasih maupun teman. Sinar yang terpancar dari Pelabuhan dan PLTU ditambah dengan perlahan deru ombak yang diterpa angin memberikan kehiningan tersendiri. Mungkin bukan para muda-mudi saja yang menikmati keindahan malam dipantai marina, akan tetapi para NIGTH HUNTER juga tidak mau meninggalkan tempat ini dengan segera. Mereka beradu speed shoter dan ketajaman lenca -nya untuk mendapatankan hasil photo pada saat blue moment dan photo malam hari.

Nah, bagaimana dengan anda para penikmat keindahan alam dan para photo grapher untuk menfaatkan eksotisme Pantai Marina ini..? Silahkan anda coba.

 Original Photo by Andri / Pendrek

No responses yet

BRT untuk Pariwisata Solo

 

Setelah di adakanya sebuah Kereta Uap Kuno oleh Joko Widodo selaku Wali Kota Solo guna mendukung dan menumbuh kembangkan sektor pariwisata di kota Solo, kini pak Wali menambah lagi aspek pendukung pariwisata di kota Solo. Mungkin dengan satu hal ini anda sudah tidak asing lagi apabila terucap kata BRT, ya memang BRT atau Bus Rapit Transit. Akan tetapi oleh pak Wali berubah namanya bukan BRT lagi namun menjadi BST. Mungkin akan segera timbul pertanyaan kok namanya BST..? bukan Trans Solo atau Busway Solo.? hal ini dikarenakan orangno 1 di kota solo menginginkan sebisa mungkin yang ada diSolo menjadi icon pariwisata di Solo. BST yang memiliki kepanjangan Batik Solo Trans ini mengemban erat Batik yang notabene adalah cirikhas dari Kota Solo itu sendiri.

BST ini dioperasikan oleh pemerintah kota Surakarta dengan menggunakan jalur A bus DAMRI akan tetapi ada yang membedakan bus ini dengan Damri yaitu, ketika DAMRI Jalur A masih beroperasi bus Damri bisa menaik/menurunkan penumpang disembarang tempat sedangkan untuk BST ini disediakan lahan sendiri oleh pengelola untuk menaik/menurunkan penumpang. Tempat yang digunakan untuk menaik/menurunkan penumpang adalah SHALTER sebenarnya tidak jauh beda dengan Halte bis akan tetapi juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Diantaranya perbedaaan itu adalah apabila halte dan bus umum memiliki dua pintu dan penumpang bisa naikturun melalui dua pintu didepan dan belakan namun untuk shalter dan BST ini beda, penumpang yang ingin naik BST hanya bisa naik/turun dari shalter tersebut melalui pintu tengah dimana pintu tersebut dioperasikan secara automatic.

 

Continue Reading »

No responses yet

Pantai Kartini Kab. Jepara (Photo Only)

Berekreasi di daerah Pantai Utara Jawa sungguh merupakan berwisata yang nyaman, bagaimana tidak keadaan laut / pantai yang jauh dari objak besar ya memang lokasi pantai tersebut berada di antara P.Kalimantan dan P.Jawa sehingga minimal sekali terjadi terjangan ombak besar. Selain itu, keramahan warga pantura yang berbeda dengan daerah lain juga ikut serta dalam menunjang kenyaman wisatawan.

Pantai ini berlokasi di Kabupaten Jepara Jawa Tengah, sebuah kota yang tidak asing lagi ditelinga orang Indonesia mapun orang asing dimana kota ini terkenal dengan ukiranya yang tidak hanya menyebar di pelosok Indonesia akan tetapi sampai dibelahan dunia.

 

  Continue Reading »

No responses yet

Wayang Beber, sehat walafiat di Baluwarti

 

Sebagai kampung wisata budaya, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo kaya dengan berbagai potensi seni budaya. Banyak hasil karya seni budaya tradisional diproduksi di Baluwarti. Seperti pernah diungkap di sini, di RW VII ada berbagai macam karya seni keris, dari yang sederhana hingga paling rumit. Dari yang ratusan ribu rupiah hingga ratusan juta rupiah.

Demikian pula di RW II diproduksi berbagai macam alat musik tradisional rebab, juga aksesoris dan kerajinan daur ulang kertas koran. Sedangkan di RW III ada karya seni yang terbilang langka, yakni wayang beber. Adalah Joko Sri Yono, 59, seorang pengrajin.

Di RT 01/RW III, Joko yang asli warga Baluwarti ini tinggal bersama keluarganya, ditemani istri Sukarti dan dua anaknya. Di rumah sederhana ini Joko menekuni wayang beber. Tapi, Joko juga melakukan aktivitas lain untuk menyambung hidup sehari-hari. Ini karena membuat wayang beber belum dapat dijadikan andalan untuk mata pencaharian.

Ketika Espos ke kediamannya, awalnya ditunjukkan hasil karyanya berupa selembar kain yang dilukis gambar wayang menceritakan sebuah kisah. Joko kemudian menunjukkan tabung besar berisi puluhan gulungan film, yang merupakan lukisan dasar gambar wayang beber. Wayang beber juga ada pakemnya, yang dibuatnya dalam film itu. Bahkan, Joko juga membuat wayang beber di luar pakem, yang merupakan hasil kreasinya.

Sesuai pakem, menurut Joko, jika wayang kulit ada kisah Mahabarata dan Ramayana yang berasal dari India. Untuk wayang beber justru kisah asli Indonesia, yakni dari Kerajaan Kediri, berupa cerita petualangan Panji Asmorobangun saat mencari Dewi Sekartaji.

Mahasiswa ISI Solo pernah ada yang melakukan penelitian untuk skripsinya, sampai ia datang ke daerah asal wayang beber kali pertama dibuat yakni Desa Kedompol, Pacitan, Jatim. Di sana wayang beber dilakonkan seperti wayang kulit dan ada dalangnya. Dalang yang ada sekarang generasi ke-13. Di berbagai daerah seperti Solo tak ada dalang wayang beber. Yang ada tukang sungging wayang beber seperti Joko.

Sejak kecil, Joko berpikiran, ”Dengan menekuni ini bisa untuk hari tuaku. Wayang beber harus terus diuri-uri, dan saya akan terus melakukannya.” Sehingga meski penghasilannya tak seberapa, Joko terus menggeluti. Ditanya soal harga, Joko keberatan menyebutkan. Alasannya, hasil karya seperti ini tak ternilai harganya. Namun, akhirnya mengakui satu lembar wayang beber yang mengisahkan satu lakon, dihargai sekitar Rp 1 juta.

Dua pekan
Untuk menggambar sebuah karya, tiap lembarnya membutuhkan waktu dua pekan. ”Ini kalau full time. Kalau disambi ya bisa satu-dua bulan.”

Sejak kecil Joko sudah bergelut dengan dunia seni. Ayahnya pun orang keraton, driver khusus PB X. Dari segi penghasilan, Joko mengakui, dengan membuat wayang beber hasilnya tak seberapa, tapi kalau seni adiluhung ini ditinggalkan juga amat sayang. Maka, untuk menyambung hidup, Joko sempat bekerja di Batik Semar.

Joko berharap wayang beber dikenalkan sejak dini kepada anak-anak. Karena, anak perlu tahu berbagai macam wayang, seperti wayang suket yang digeluti Slamet Gundono, wayang kampung sebelah milik Ki Jlitheng Suparman, juga wayang beber yang mengedepankan seni lukis.

Lurah Baluwarti Tuti Orbawati R SSen MSn yang lulusan ISI Solo, mengaku bangga dengan warganya yang memiliki banyak potensi. Karenanya dia akan terus mengupayakan Baluwarti sebagai kampung wisata seni budaya.

Oleh: Pardoyo, Litbang SOLOPOS [sumber]

No responses yet

Guiding

DIII UPW UNS

Salam sejahtera bagi kita semua,

Syukur kami ucapkan kepada ALLAH SWT dimana telah melimpahkan rahmatNYA dimana kegiatan guiding semester IV berjalan dengan baik tanpa ada halangan sedikitpun.

Materi Guiding dilaksanakan sesuai dengan Mata Kuliah yang diajarkan dalam perkuliahan setiap hari pada semester IV, dimana mata kuliah ini diampu oleh salah satu Dosen dari sebuah Biro Perjalanan yang melayani perjalanan wisata touris asing. Beliu sangat berkompeten dalam memberikan ilmu - ilmunya tentang bagaimana cara menjadi seorang guide atau Tour Leader yang profesional.

DIII UPW Semua mahasiswa DIII Usaha Perjalanan Wisata Semester IV wajib mengikuti praktikum ini, hal ini berkaitan dengan KKL yang akan dilaksanakan pada akhir semester.

Lokasi yang dipilih adalah Pura Mangkunegaran, hal ini dikarenakan objek wisata inilah yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan asing.

Selain itu, Pura Mangkunegaran juga menyiapkan lahan pekerjaan bagi para lulusan DIII UPW. Tidak sedikit alumnus mahasiswa DIII UPW yang bekerja sebagai Tour Guide di Mangkunegaran.

Sebelum pelaksanaan praktikum Mangkunegaran, di perkuliahan para mahasiswa telah telah dibekali ilmu-ilmu tentang bagaimana cara menjadi seorang pemandu yang baik.

setelah kegiatan ini usai, semua mahasiswa DIII UPW Semester IV diajak berkeliling dengan seorang pemandu Pura Mangkunegaran dan dia dahulu juga mahasiswa DIII UPW.

No responses yet

PERINGATAN BUAT KITA

Banyak Batik China Berlabel Lokal di Solo

 


Bagaimana pendapat kalian, dimana kalian sebagai calon palaku wisata dan anda yang telah menjadi pelaku wisata tentang batik China yang masuk ke Solo berlabel lokal…?? Pastinya ini adalah kabar yang sangat mengerikan, dimana kali ini tidak ada pengeklaiman batik oleh China akan tetapi mungkin batik telah diakui milik Indonesia akan tetapi perdagangan bebas akan menjadi jembatan untuk izin memproduksi produk lokal yang notabene menjadi cirikhas suatu daerah. Nah, akan tetapi para produsen dari negeri China masuk dengan menjual batik hasil olahanya. Sebenarnya hal ini sudah mengubah nilai batik itu sendiri, karena jelas-jelas yang memproduksi bukan orang Solo/Indonesia. Akan tetapi hal tersebut tidak menjadi halangan para konsumen, karena yang konsumen cari adalah batik harga murah, barang bagus, dan tidak mau tau siapa yang memproduksi.

 Berikut ada kutipan dari okezone.com yang membeberkan tentang batik China berlabel lokal yang beredar bebas di Solo.

Continue Reading »

No responses yet

Kalender Of Event Solo 2010

1. Wilujengan Boyong Kedhaton/4 Januari 2010, venue: Keraton Kasunanan Surakarta.

2. Grebeg Sudiro/14 Februari 2010, venue: Pasar Gede Solo.

3. Solo Karnaval/17 Februari 2010, venue: Jalan Slamet Riyadi Solo.

4. Sekaten/21 - 26 Februari 2010, venue: Alun-alun Utara Kraton Kasunanan Surakarta.

Continue Reading »

No responses yet

WBL - Suramadu - Tanggul Angin TOLAK

Berikut penawaran dari kami, paket wisata untuk mengisi liburan akhir pekan anda :

Objek Wisata

  1. Wisata Bahari Lamongan(Tanjung Kodok)
  2. Jembatan SURAMADU
  3. Tanggul Angin

Continue Reading »

No responses yet

Next »