Sekadar sebuah weblog WordPress lainnyaPosts RSS Comments RSS

Jumlah Wisatawan Asing Meningkat di Tabanan

 

Jumlah wisatawan asing yang berkunjung menikmati obyek pariwisata di Kabupaten Tabanan, Bali mengalami peningkatan dari 750.000 orang tahun 2008 melonjak menjadi 890.000 orang hingga Oktober tahun ini.

Denpasar, 12/12 (Antara/FINROLL News)- Jumlah wisatawan asing yang berkunjung menikmati obyek pariwisata di Kabupaten Tabanan, Bali mengalami peningkatan dari 750.000 orang tahun 2008 melonjak menjadi 890.000 orang hingga Oktober tahun ini.

"Ada peningkatan 140 ribu hingga Oktober lalu, dibanding periode yang sama pada tahun 2008," kata Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tabanan Wayan Diasa, di Tabanan, Sabtu.

Jumlah kunjungan ini diprediksi bakal meningkat lagi, mengingat data kunjungan bulan November hingga Desember masih belum terhitung.

Terlebih, kata Diasa, menjelang datangnya musim liburan Natal dan tahun baru 2010, diyakini jumlah tamu asing yang datang akan meningkat tajam.

Diakuinya, peningkatan jumlah kunjungan turis ke Tabanan cukup menggembirakan, dan hal ini berdampak positif bagi peningkatan pendapatan daerah, utamanya dari sektor pajak hotel restoran (PHR).

Selain itu, dapat lebih mendorong perekonomian daerah dan sektor industri mikro, kecil dan menengah yang memproduksi barang pendukung pariwisata seperti kerajinan atau "handycraft".

Dinyatakan Diasa, para wisatawan asing banyak berkunjung ke obyek-obyek andalan pariwisata Tabanan seperti Tanah Lot, Bedugul dan Alas Kedaton. Namun mereka jarang yang menginap di hotel-hotel di Tabanan, karena lebih memilih tinggal di hotel yang ada di Kabupaten Badung dan Denpasar.

Pada bagian lain, Diasa menyatakan, guna lebih menarik minat wisatawan datang ke daerah berpredikat lumbung berasnya di Bali itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kegiatan promosi baik di dalam maupun ke luar negeri.

"Promosi pariwisata merupakan cara efektif dan ampuh untuk menarik wisatawan agar mereka mau datang. Untuk promosi ke luar negeri kami selalu berkoordinasi dengan provinsi, seperti dalam waktu dekat akan promosi ke Berlin, India, dan China," katanya.

Pasar Eropa dan Asia, ujar dia, masih potensial untuk digarap, mengingat kunjungan turis asal negara-negara tersebut masih minim ke Bali dibandingkan dengan jumlah mereka yang datang ke destinasi negara Asia Tenggara lainnya, seperti ke Malaysia dan Bangkok (Thailand).

Untuk promosi ke luar negeri mendatang, lanjut dia, pihaknya mewakilkan kepada dua pejabat Disbudpar, yakni Kabid Promosi, Ketut Yuliati dan Kabid Pariwisata dan Pengembangan AA Widiantara.

"Kami ingin kaderisasi biar lebih nyambung, jangan sampai pejabat pariwisata saat diajak bicara pasar pariwisata luar negeri tidak faham karena tidak pernah berkunjung ke negara lain," katanya.

Sementara Manager Operasional Obyek Wisata Tanah Lot, Made Sujana, menyatakan optimis bahwa wisatawan yang akan datang ke Tanah Lot akan meningkat pada musim liburan Natal dan tahun baru 2010.

"Ada peningkatan 14,7 persen per November ini, tapi angka persisnya saya lupa, yang jelas ada kenaikan jumlah kunjungan tamu asing di Tanah Lot," katanya.

Peningkatan kunjungan itu, diakui Sujana, tak terlepas dari kegiatan promosi pariwisata yang digelar bulan Juni lalu, yakni Tanah Lot Art Festival yang berlangsung selama sembilan hari. ***5***

 

No responses yet

Leave a Reply